PPID Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke

Bibit Jambu Pun Tetap Wajib Dilaporkan




Merauke - Karantina Pertanian Merauke melakukan pengawasan kedatangan kapal KM. Tatamailau yang tiba pada Kamis siang (19/11). Kapal motor tersebut tercatat menurunkan penumpang sejumlah 91 orang di Pelabuhan Merauke.

Kondisi gerimis tidak mematahkan semangat Pejabat Karantina yang bertugas. Justru hal ini yang dirindukan, penting untuk menjaga Merauke dari tersebarnya hama dan penyakit karantina.

Saat pengawasan, terlihat penumpang turun membawa bibit. Pejabat di lapangan menanyakan menanyakan perihal dokumen asal. Ternyata tanaman tersebut tidak disertai dokumen kesehatan tumbuhan dari daerah berangkat.

"Saya bawa tiga bibit jambu. Mau coba tanam dihalaman rumah. Saya mau ikut aturan, coba diperiksa dulu bibitnya Pak," ungkap si penumpang.

Kemudian bibit jambu diperiksa secara fisik. Bibit jambu dalam keadaan sehat, batangnya tegak, daunnya hijau. Tidak ditemukan totol putih maupun serangga.

"Yang bersangkutan melapor kepada kami perihal bibit jambu ini. Karena dalam kondisi sehat dan bebas hama, segera diterbitkan sertifikat pelepasan karantina tumbuhan antar area (KT-9)," ujar Abdul Rasyid selalu Koordinator Fungsional Karantina Tumbuhan.

SobatQ, ayo dukung Karantina Pertanian Merauke dalam menjaga negeri dengan lapor apabila ingin melalulintaskan hewan maupun tumbuhan.

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianMerauke